Thursday, April 2, 2026

Penemuan bayi ditempat sampah

Tags

Bayi Ditemukan Dalam Kotak Sampah di Kertapati, Polisi Buru Orang Tua Pelaku Warga Kecamatan Kertapati Palembang digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang dibuang di dalam kotak sampah di kawasan Jalan Kimerogan Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang pada Senin, (30/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dengan ari-ari yang masih menempel di tubuhnya. Diduga kuat bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum akhirnya sengaja dibuang oleh orang tuanya di lokasi kejadian. Dari informasi yang dihimpun peristiwa ini pertama kali terungkap saat petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang hendak mengangkut sampah di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Saat itulah mereka mendapati adanya bayi yang tertimbun dalam sampah dan segera memberitahukan kepada warga setempat. Ketua RT 06 Kelurahan Ogan Baru, Syamsul Hadi (65) yang saat itu tengah bergotong royong bersama warga, langsung mendatangi lokasi setelah mendapat laporan dari petugas kebersihan. Melihat kondisi tersebut, ia segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Kertapati untuk ditindaklanjuti. Kapolsek Kertapati Palembang, Kompol Angga Kurniawan, membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat. “Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan baru saja dilahirkan karena ari-arinya masih terikat,” ujar Kompol Angga Kurniawan saat dikonfirmasi. Angga menambahkan, saat ditemukan posisi bayi dalam keadaan tertelungkup dan tertutup kain berupa baju batik wanita, serta tertimbun sampah di dalam kotak sampah tersebut. “Ketika ditemukan, kondisi bayi sudah meninggal dunia. Posisi tertelungkup, ditutupi pakaian, dan berada di antara tumpukan sampah,” ungkapnya. Mendapati kejadian tersebut, anggota kepolisian dari Polsek Kertapati bersama tim Inafis Polrestabes Palembang langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari para saksi di lokasi. Selanjutnya, jasad bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian. “Kami sudah mengamankan lokasi, meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis. Saat ini jenazah bayi sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. Angga menegaskan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku yang diduga adalah orang tua kandung bayi tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data di lapangan. Kami juga tengah memburu orang tua bayi tersebut. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian. “Kami berharap masyarakat dapat memberikan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kasus ini, agar pelaku segera terungkap,” tutupnya. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Palembang, dan menjadi perhatian serius aparat kepolisian serta masyarakat untuk bersama-sama mencegah kejadian serupa terulang kembali.