"BOHONG, TIDAK ADA ITU!" Gubernur Koster Semprot Ketua DPRD Bali Soal Anggaran Sampah Rp400 Miliar! Panas! Hubungan "Dua Pimpinan" Bali mendadak tegang! Rencana pembangunan tempat pengolahan sampah di Klungkung justru memicu aksi saling bantah yang bikin publik melongo. Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, baru saja kena tegur keras dari Gubernur Wayan Koster gara-gara pernyataannya yang dianggap keliru bin salah sasaran! Siapa yang Benar? Dewa Jack (Ketua DPRD): Menyebut DPRD Bali mendukung dana Rp400 Miliar untuk tempat pemrosesan sampah organik di Klungkung guna menampung sampah dari Denpasar. Wayan Koster (Gubernur): Menepis mentah-mentah! "Bohong, tidak ada itu. Itu salah. Sudah saya tegur!" tegas Koster dengan nada ketus. Bukan Sampah, Tapi Material Kompos! Gubernur Koster meminta semua pihak—termasuk Ketua DPRD—bisa membedakan mana sampah mentah dan mana material yang sudah diproses. Koster menegaskan: Bukan Sampah Mentah: Yang ada di kawasan PKB Klungkung adalah tempat pemanfaatan cacahan sampah untuk pupuk penghijauan. No Budget Rp400 M: Koster membantah keras adanya gelontoran dana fantastis tersebut. TPA Suwung Tetap Tutup: Koster menegaskan penutupan TPA Suwung harga mati, tak boleh mundur meski proyek PSEL belum jalan! "Bukan sampah organik mentah, tapi yang sudah dicacah. Itu material komposter, bukan sampah. Bedakan, ya!" — Wayan Koster. Waduh, kok bisa pimpinan dewan dan gubernur beda suara soal angka Rp400 Miliar? Ada komunikasi yang mampet atau ada "proyek siluman" yang salah sebut? Bagaimana menurut Anda, Semeton? Apakah ini sekadar salah paham atau ada sesuatu di balik meja?
Wednesday, April 8, 2026
Gubernur Bali semprot ketua DPRD Bali soal anggaran sampah Rp.400 Miliar
Tags
